Pidato yang saya susun sedemikian rupa tidak murni hasil kerja otak saya, melainkan saya adopsi dari berbagai sumber seperti buku-buku dan contoh-contoh pidato lainnya. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan maupun dalam tingkah saya yang kurang berkenan. Selamat membaca!! :)
Salam sejahtera
Yang terhormat Bapak kepala SMP Negeri 5 Tasikmalaya, yang saya hormati bapak beserta ibu guru yang telah berusaha untuk mengajari kami, dan tak lupa teman-teman yang saya cintai.
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkat kasih dan rahmatNya kita dapat berkumpul di tempat ini dengan keadaan yang cukup luar biasa ini.
Terimakasih atas diberikannya kesempatan kepada saya untuk menyampaikan tentang pembentukan karakter anak bangsa yang tidak akan pernah lepas dari keterkaitannya dengan pendidikan.
Seiring dengan perubahan zaman yang cukup pesat pada era globalisasi ini, dunia pendidikanpun turut serta tumbuh dan berkembang dikancah dunia. Pembangunan karakter bangsa merupakan komitmen seluruh masyarakat Indonesia dalam menghadapi tuntutann global dewasa ini. Arus global yang mengalir begitu deras melalui media yang kita kenal dengan sebutan 'internet' telah berhasil mengubah paradigma pola dan gaya hidup bahkan tata nilai, sikap, dan perilaku cukup berdampak besar pada perbahan moral dan akhlak anak bangsa yang menyebabkan memudarnya karakter bangsa.
Hadirin yang saya hormati, dalam pembentukan karakter bangsa, dibutuhkan keteladanan dari para pendidik yakni bapak maupun ibu guru yang berada di hadapan saya saat ini. Namun tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa dewasa ini tidak sedikit para pendidik yang tidak mempedulikannya. Hal ini dapat terlihat dari maraknya kekerasan yang dilakukan para pendidik terhadap pelajar, misalnya kekerasan verbal, kekerasan fisik, psikologis dan kekerasan lain yang berhubungan dengan profesionalitas pendidik.
Bagi saya, perlu tindakan tegas dalam membentuk karakter anak bangsa. Namun, justru hal inilah yang selalu disalah gunakan oleh sebagian orang. Kurangnya pengetahuan mengenai Hak Asasi Manusia dan pengetahuan mengenai psikologi anak dan remaja merupakan penyebab utama dari tingkat emosi seseorang yang menyebabkan pendidik melupakan HAM dari seorang pelajar yang bersangkutan.
Dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan merupakan hal yang paling penting bagi suatu negara dalam membangun dan mewujudkan cita-cita bangsa di negara itu sendiri. Untuk mewujudkan pendidikan karakter dalam rangka membangun peradaban bangsa, yang pertama yang harus dimulai adalah dari keteladanan sang pendidik yang akan diikuti oleh terbentuknya pelajar yang berkarakter yang kemudian diimplementasikan kepada seluruh bangsa, sehingga dapat menjadi budaya bangsa itu sendiri.
Sekian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penuturan kata.
Terimakasih atas perhatiannya.
Salam sejahtera untuk kita semua.
Sudah selesai membaca? Terimakasih telah menyempatkan :)
Jangan lupa join this site ya, sempatkan juga buat baca pos-an aku yang lain di http://eldasn.blogspot.com ya guys!
Follow me https://twitter.com/eldasafna (twitter)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar